Pernahkah engkau berfikir akan suatu hal, mengenai dari mana datangnya
kebahagiaan? Tahukah engkau seberapa besar peran orang tuamu saat
sebuah senyum yang indah terlukis di wajahmu. Kadangkala kita tak
begitu menyadarinya, tapi kebahagiaan yang datang tidaklah datang
dengan sendirinya. Ia datang seiring dengan sebuah doa. Doa yang
diucapkan oleh sang orang tua, yang tak pernah pamrih dalam melihat
kebahagiaan anaknya.
Janganlah engkau bersedih hai orang-orang
yang masih hidup bapak-ibunya. Terlebih lagi, janganlah engkau menangis
hai orang-orang yang bapak-ibunya tak pernah henti-hentinya
mencintaimu. Pernahkah engkau sadar akan kekuatan suara seorang ibu.
Suaranya lembut saat menenangkan hati anaknya yang sedang gundah.
Ucapannya manis bagaikan setetes madu dari surga saat ia mendoakan
anaknya. Maka dari itu:
Jangan sampai kesedihan melandamu saat
ibumu masih ada di dunia ini. Bicaralah padanya dan curahkanlah isi
hatimu padanya. Sesungguhnya dialah petunjuk dari Tuhan yang terbaik
yang bisa kau dapat.
Janganlah kita sampai kehilangan arah
atas kebingungan kita. Janganlah kita sampai terjatuh ke dalam jurang
atas ketidak tahuan kita akan banyak hal. Bicaralah pada bapakmu dan
dengarkanlah kebijaksanaannya dalam memberi nasihat. Ambillah buah dari
berbagai pengalamannya yang tak pernah henti-hentinya ia ceritakan
padamu. Pernahkah engkau menyadari bahwa sesungguhnya dialah yang
membuat engkau masih bisa ‘berdiri’ di saat ini, tetap bertahan
menghadapi segala rintangan? Apakah engkau sadar, meskipun ia jauh,
tapi karena kau tahu dia ada di sana dan berdoa untukmu, kekuatanpun
datang ke dalam dirimu untuk tetap berjuang di dunia ini?
Saat
engkau jauh dari orang tuamu, ataupun saat engkau telah terpisah dari
bapak-ibumu, lihatlah ke atas sana dan bicaralah pada Tuhanmu tentang
mereka. Doakanlah mereka selalu, karena sesungguhnya, saat engkau
melihat ke langit luas dan mulai berdoa, mereka juga sedang berdoa agar
segala yang terbaik ada padamu. Janganlah engkau bersedih, karena
mereka takkan pernah menjauh meskipun kau sakiti, karena mereka takkan
pernah berpaling meskipun kau pergi.
Jadikanlah mereka sebuah
kekuatan di hatimu untuk bahagia… Jadikanlah mereka sebuah motivasi
di dirimu untuk berkarya… Jadikanlah mereka yang terindah di hatimu…
"All
parents believe their children can do the impossible. They thought it
the minute we were born, and no matter how hard we’ve tried to prove
them wrong, they all think it about us now. And the really annoying
thing is, they’re probably right." - Cathy Guisewite
diambil dari
http://cobabicaratentang.blogspot.com
Maaf ma, tahun ini ngga sempat Idul Fitri bersama di rumah…
Maaf pa, tahun ini ipul blum sempat berdoa di samping makammu…
Maaf kak, kita blum bisa berbagi tugas untuk tahun ini
…
Maaf adik2ku, kakakmu blum bisa pulang buat cerita tentang pengalaman kakak…
















